Selasa, 28 Mei 2013

Dokumentasi KKL 3





Cara Membuat Blog

Bagi anda yang ingin sekali membuat blog, kali ini saya akan mencoba berbagi tips kepada anda bagaimana Cara Membuat Blog dengan mudah dan cepat. Sebenarnya banyak sekali situs yang menyediakan blog gratisan tersebut, namun saya disini menjelaskan membuat blog dengan menggunakan layanan dari blogger atau blogspot. Blogger ini salah satu layanan blog gratisan yang terbesar dan paling banyak penggunanya.

Sebenarnya membuat blog itu sangat mudah sekali seperti halnya membuat facebook maupunmembuat email. Dari pada banyak basa-basi langsung saja untuk melihat tutorialnya di bawah ini.

Pertama untuk memulai membuat blog silahkan untuk mengenjungi situs blogger.com. Setelah halamannya terbuka, silahkan anda cari tombol Sign Up di pojok kanan atas seperti contoh gambar dibawah ini

Kedua, kalau sudah di klik terus muncul form seperti gambar di bawah ini. 

Name: Isi dengan nama anda.
Choose Your Username: Isikan username pilihan anda, ini nanti juga dibuat menjadi alamat email anda.
Birthday: Isi tanggal lahir, bulan dan tahun anda.
Gender: Kalau anda pria pilih yang male, kalau anda wanita pilih sebaliknya yakni yang female. Kalau anda masih belum yakin dengan gender anda, anda bisa memilih other hehehehe.
Mobile Phone: Isikan no handphone anda, nanti untuk dibuat verifikasi akun anda.
Your Current Email Address: Di kosongi juga tidak apa-apa
Lalu isi kode verifikasi seperti gambar diatas, kemudian centang untuk menyutujui pembuatan akun tersebut.
Kemudian tekan tombol next step.

Kemudian akan muncul gambar seperti dibawah ini, anda lewati saja dengan menekan tombol next step. Untuk mengunggah foto di akhir tahap juga bisa.



Kemudian muncul seperti gambar dibawah ini, langsung saja anda klik Back to Blogger.




NB: akhirrudinblog@gmail.com itu untuk masuk kedalam akun kita, jadi jangan sampai lupa dengan alamat email anda sendiri.

Jika anda melihat gambar seperti dibawah ini abaikan saja, untuk mempercepat proses pembuatan blog tersebut. Langsung saja untuk klik tombol Lanjutkan ke blogger.





Jika sudah menekan tombol lanjutkan ke blogger, anda akan masuk kedalam tampilan utama pada blogger. Di situ anda bisa melakukan apa saja untuk blog anda. Langsung saja membuat blog klik new blog atau blog baru seperti gambar di bawah ini.




Setelah memilih tombol new blog atau blog baru tadi, akan dibawa menuju halaman blog. Kemudian isi title atau judul blog dengan keinginan anda. Pada bagian address atau alamat, anda bisa mengisi alamat tersebut dengan keinginan anda, kalau sudah pilih template atau tema kesukaan anda. Contoh seperti gambar dibawah ini, jika sudah klik tombol create blog atau buat blog.




Selamat blog anda sudah berhasil di buat. Untuk mengisi artikel di blog anda, anda bisa mengeklik tombol gambar pensil seperti gambar dibawah ini.





Ok sampai disini dulu tutorial dari berita terkini mengenai Cara Membuat Blog, semoga artikel diatas bisa bermanfaat dan dapat membantu anda untuk membuat blog baru. Ikuti terus tutorial menarik lainnya seperti 

Selasa, 21 Mei 2013

Surat Peminjaman bus



Jakarta, 02 Mei 2013



Kepada Yth.
Ka. BAUM
Universitas Trisakti
Jakarta

Dengan hormat,

Sesuai dengan kurikulum yang ada di Jurusan Teknik Informatika FTI-Usakti, bahwa setiap mahasiswa semester II diwajibkan untuk melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL). Kuliah KKL ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang dunia kerja yang terkait dengan program studi. Mahasiswa melakukan kegiatan semacam ekskursi ke perusahaan yang terkait dengan bidang studi teknik informatika dan sistem informasi. Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 02 s/d 03 Juli 2013 ke kota Bandung, Jawa Barat dengan jumlah 59 peserta (Mahasiswa dan Dosen Pendamping).

Sehubungan dengan keterbatasan dana, kami mohon untuk dipinjamkan 2 Bus Trisakti (Bus Besar dan Bus Kecil) untuk kegiatan tersebut pada tanggal 02 s/d 03 Juli 2013.
Demikian atas perhatian serta bantuannya kami ucapkan terimaksih.


Jurusan Teknik Informatika
                                                                                                                       Ketua,




Drs. Syaifudin, M.Si, PhD

Laporan Kegiatan


Pengertian Laporan Kegiatan

Laporan kegiatan adalah suatu ikhtisar tentang hal ikhwal pelaksana suatu kegiatan yang harus disampaikan oleh pembina kepada pihak yang memberi tugas sebagai pertanggungjawaban. 

Laporan kegiatan merupakan alat yang penting untuk:
1.      Dasar penentuan kebijakan dan pengarahan pimpinan.
2.      Bahan penyusunan rencana kegiatan berikutnya.
3.      Mengetahui perkembangan dan proses peningkatan kegiatan.

Macam Laporan Kegiatan
a.       Ditinjau dari cara penyampaian, yaitu:
1.      Laporan lisan, disampaikan secara lisan, biasanya dilakukan hal-hal yang perlu segera disampaikan laporan lisan dapat dengan tatap muka, lewat telepon , wawancara dan sebagainya.
2.      Laporan tertulis, disampaikan secara lengkap dalam bentuk tulisan.

b.      Ditinjau dari bahasa yang digunakan, yaitu:
1.      Laporan yang ditulis secara populer, yang menggunakan kata-kata sederhana, kadang-kadang diselingi dengan kalimat humor.
2.      Laporan yang ditulis secara ilmiah, sebagai hasil peneliti. Biasanya isinya singkat tetapi padat dan sistematis serta logis.

c.       Ditinjau dari isinya, dapat dibedakan menjadi:
1.      Laporan kegiatan, misalnya pelaksanaan ujian SKU, SKK, Pramuka Garuda.
2.      Laporan perjalanan, misalnya laporan wisata, pengembaraan, penjelajahan dan sebagainya.
Laporan keuangan, menyangkut masalah penerimaan dan penggunaan uang.

Rabu, 15 Mei 2013

Surat Perijinan Peminjaman Bus Universitas Trisakti



Jakarta, 15 Mei 2013

Hal             : Permohonan Penggunaan Bus Universitas Trisakti
Lamp         : SIK dan Surat Ijin Penggunaan Fasilitas Kampus (Dalam Proses)

Kepada Yth :
Ka. Otorita Kampus
Universitas Trisakti
Di Tempat,-

Dengan Hormat,

                  Teriring Salam dan Do’a semoga Bapak/Ibu selalu dalam Lindungan Tuhan YME dan selalu sukses dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Sehubungan dengan diadakannya kegiatan Kuliah Kerja Lapangan” pada :

                      Hari/Tanggal                        : Selasa - Rabu / 2 - 3 Juli 2013
    Waktu                      : Pukul 09.00 wib - selesai

Maka dari itu, kami selaku Panitia Kuliah Kerja Lapangan Teknik Informatika, mengharapkan Bapak/Ibu berkenan untuk memberikan ijin penggunaan bus Universitas Trisakti demi kelancaran dan berlangsungnya kegiatan ini.
Demikian permohonan ini kami ajukan, atas perhatian, kerjasama, serta dukungannya kami ucapkan terima kasih.








Hormat Kami,


                     Ketua Kuliah Kerja Lapangan                                                        Dosen Pelaksana






                   Adityo Bayu Pranoto                                                                           Gatot Budi Santoso

Pelaksanaan Kegiatan


Pelaksanaan merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh suatu badan atau wadah secara berencana, teratur dan terarah guna mencapai tujuan yang diharapkan,. Pengertian Implementasi atau pelaksanaan menurut Westa (1985 : 17)
Implementasi atau pelaksanaan merupakan aktifitas atau usaha-usaha yang dilaksanakan untuk melaksanakan semua rencana dan kebijaksanaan yang telah dirumuskan dan ditetapkan dengan dilengkapi segala kebutuhan, alat-alat yang diperlukan, siapa yang melaksanakan, dimana tempat pelaksanaannya mulai dan bagaimana cara yang harus dilaksanakan.

Pengertian Implementasi atau Pelaksanaan merupakan aktifitas atau usaha-usaha yang dilaksanakan yang dikemukakan oleh Abdullah (1987 : 5) bahwa Implementasi adalah suatu proses rangkaian kegiatan tindak lanjut setelah program atau kebijaksanaan ditetapkan yang terdiri atas pengambilan keputusan, langkah yang strategis maupun operasional atau kebijaksanaan menjadi kenyataan guna mencapai sasaran dari program yang ditetepkan semula.
Dari pengertian yang dikemukakan di atas dapatlah ditarik  suatu kesimpulan bahwa pada dasarnya pelaksanaan suatu program yang telah ditetapkan oleh pemerintah harus sejalan dengan kondisi yang ada, baik itu di lapangan maupun di luar lapangan. Yang mana dalam kegiatannya melibatkan beberapa unsure disertai dengan usaha-usaha dan didukung oleh alat-alat penunjang.
Selain itu perlu adanya batasan waktu dan penentuan tata cara pelaksanaan. Berhasil tidaknya proses inplementasi, Menurut Edward, yang dikutip oleh Abdullah (1987  : 40), dipengaruhi oleh faktor-faktor yang merupakan syarat terpenting berhasilnya suatu proses implementasi.

Faktor-faktor tersebut adalah :
1.     Komunikasi, merupakan suatu program yang dapat dilaksanakan dengan baik apabila jelas bagi para pelaksana. Hal ini menyangkut proses penyampaian informasi, kejelasan informasi dan konsistensi informasi yang disampaikan.
2.     Resouces (sumber daya), dalam hal ini maliputi empat komponen yaitu terpenuhinya lumlah staf dan kualitas mutu, informasi yang diperlukan guna pengambilan keputusan atau kewenangan yang cukup guna melaksanakan tugas sebagai tanggung jawab dan fasilitas yang dibutuhkan dalam pelaksanaan.
3.     Disposisi, Sikap dan komitmen daripada pelaksanaan terhadap program        khususnya dari mereka yang menjadi implemetasi program khususnya dari mereka yang menjadi implementer program
4.     Struktur birokrasi. Yaitu SOP (Standar Operating Procedures).yang mengatur tata aliran dalam pelaksanaan program. Jika hal ini tidak sulit dalam mencapai hasil yang memuaskan, karena penyelesaian masalah-masalah akan memerlukan penanganan dan penyelesaian khusus tanpa pola yang baku.

Keempat faktor di atas, dipandang mempengaruhi keberhasilan suatu proses implementasi, namun juga adanya keterkaitan dan saling mempengaruhi antara factor yang satu dengan faktor yang lain. Selain itu dalam proses implementasi sekurang-kurangnya terdapat tiga unsure yang penting dan mutlat menurut Abdullah (1987 : 398) yaitu :
a.    Adanya program (kebijaksanaan) yang dilaksanakan.
b.    Kelompok masyarakat yang menjadi sasaran dan manfaat dari program perubahan dan peningkatan,
c.    Unsur pelaksana baik organisasi maupun perorangan yang bertanggungjawab dalam pengelolaan pelaksana dan pengawasan dari proses implementasi tersebut.

Dari pendapat di atas dapatlah dikatakan bahwa pelaksana suatu program senantiasa melibatkan ketiga unsur tersebut.

Rabu, 08 Mei 2013

DOKUMENTASI TIAP SEKSI





SURVEI


Survei adalah pemeriksaan atau penelitian secara komprehensif.
Survei yang dilakukan dalam melakukan penelitian biasanya dilakukan dengan menyebarkan kuesioneratau wawancara, dengan tujuan untuk mengetahui: siapa mereka, apa yang mereka pikir, rasakan, atau kecenderungan suatu tindakan. Survei lazim dilakukan dalam penelitian kuantitatif maupun kualitatif.
Dalam penelitian kuantitatif, survei lebih merupakan pertanyaan tertutup, sementara dalam penelitian kualitatif berupa wawancara mendalam dengan pertanyaan terbuka.
Survei (survey) atau lengkapnya self-administered survey adalah metode pengumpulan data primer dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada responden individu.
Istilah survei biasanya disamakan dengan istilah observasi dalam pengertian sehari-hari. Padahal survei dan obserfasi mempunyai makna/pengertian yang berbeda, meskipun diantara survei dan obserfasi merupakan kegiatan yang saling berhubungan. Singarimbun (1991, p.3) mengungkapkan pengertian mengenai survei, beliau mengatakan bahwa survei adalah “penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan biasanya menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data”. 

Survei secara ilmu penelitian juga dapat dibagi kedalam beberapa jenis ilmu penelitian, yaitu : Penelitian deskriptif, Penelitian eksploratif,  Penelitian Eksplanasi, Penelitian evaluasi, Penelitian pengembangan sosial, dan Penelitian prediksi. 

Jenis survei secara ilmu penelitian, yaitu:
a. Penelitian Exploratif (Penjajagan): Terbuka, mencari-cari, pengetahuan peneliti tentang masalah yang diteliti masih terbatas. Pertanyaan dalam studi penjajagan ini misalnya : Apakah yang paling mencemaskan anda dalam hal infrastruktur di daerah Kalbar dalam lima tahun terakhir ini? Menurut anda, bagaimana cara perawatan infrastruktur jalan dan jembatan yang baik?
b. Penelitian Deskriptif : Mempelajari masalah dalam masyarakat, tata cara yang berlaku dalam masyarakat serta situasi-situasi, sikap, pandangan, proses yang sedang berlangsung, pengaruh dari suatu fenomena; pengukuran yang cermat tentang fenomena dalam masyarakat. Peneliti menegmbangkan konsep, menghimpun fakta, tapi tidak menguji hipotesis;
c. Penelitian Evaluasi : mencari jawaban tentang pencapaian tujuan yang digariskan sebelumnya. Evaluasi disini mencakup formatif (melihat dan meneliti pelaksanaan program), Sumatif (dilaksanakan pada akhir program untuk mengukur pencapaian tujuan);
d. Penelitian Eksplanasi (Penjelasan) : menggunakan data yang sama, menjelaskan hubungan kausal antara variabel melalui pengujian hipotesis;
e. Penelitian Prediksi : Meramalkan fenomena atau keadaan tertentu;
f. Penelitian Pengembangan Sosial : Dikembangkan berdasarkan survei yang dilakukan secara berkala: Misal : Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin di Kalbar, 1998-2003.

Tujuan dan Kegunaan Survei, antara lain:
Tujuan dari survey adalah memaparkan data dari objek penelitian, dan menginterpretasikan dan menganalisisnya secara sistematis. Kebenaran informasi itu tergantung kepada metode yang digunakan dalam survei.
Kegunaan dari survei antara lain: (1) Untuk memperoleh fakta dari gejala yang ada; (2) Mencari keterangan secara faktual dari suatu kelompok, daerah dsb; (3) Melakukan evaluasi serta perbandinagn terhadap hal yang telah dilakukan orang lain dalam menangani hal yang serupa; (4) Dilakukan terhadap sejumlah individu / unit baik secara sensus maupun secara sampel; dan (5) Hasilnya untuk pembuatan rencana dan pengambilan keputusan;